Artikel
Dari Kehilangan Arah Menuju Titik Terang: Bagaimana Kebaikan Kecil Membuka Jalan Hidupku
Sekitar tujuh tahun lalu, ketika usiaku mendekati 25 tahun, aku pernah mengalami krisis identitas. Aku merasa kosong dan kehilangan arah. Aku belum mengenali kemampuan apa yang kumiliki, bakat apa yang bisa kukembangkan, atau bidang apa yang ingin kutekuni. Aku ingin hidupku bergerak ke arah yang lebih baik, tetapi belum tahu bagaimana cara menemukan jalan ke sana.
Pada masa itu, aku menemukan sebuah buku yang menceritakan kisah Liao Fan. Kisahnya membuatku tertarik pada gagasan tentang mengumpulkan kebaikan-kebaikan kecil dalam kehidupan sehari-hari. Aku mulai berpikir bahwa aku bisa memulai sesuatu dari hal-hal yang mampu kulakukan, meskipun saat itu aku belum mengetahui ke mana langkah-langkah tersebut akan membawaku.
Aku pun mulai berusaha melakukan kebaikan-kebaikan kecil setiap hari, sebisaku. Aku memiliki harapan agar jalan hidupku terbuka, agar aku bisa menemukan sesuatu dalam diriku yang layak dikembangkan, dan agar aku memperoleh kesempatan untuk bertumbuh. Aku belum memiliki gambaran yang jelas tentang masa depan, tetapi aku mempunyai keinginan untuk menemukan arah hidupku sendiri.
Seiring berjalannya waktu, berbagai pengalaman datang silih berganti. Ada masa yang menyenangkan, ada pula keadaan yang membuatku khawatir dan bingung. Aku menjalani semuanya tanpa mengetahui bahwa pengalaman-pengalaman tersebut kelak akan mempertemukanku dengan bidang yang sekarang kutekuni.
Pada awal 2022, anakku yang saat itu berusia sekitar tiga tahun didiagnosis autisme. Aku dan keluarga mulai mencari bantuan untuk memahami kebutuhan tumbuh kembangnya, termasuk berkonsultasi dengan psikolog anak. Dari pengalaman itulah, aku mulai mengenal dunia psikologi secara lebih dekat.
Awalnya, aku mencari pemahaman untuk membantu anakku. Namun, perjalanan itu kemudian membuka kesempatan bagiku untuk mengenal diriku sendiri. Aku menjalani proses bersama psikolog dewasa, mengikuti coaching, dan mempelajari berbagai pendekatan healing. Dari satu pengalaman ke pengalaman berikutnya, aku semakin mengenali bidang yang ingin kupelajari dan kembangkan.
Hingga akhirnya, aku menekuni hipnoterapi. Sekarang, aku menjalani profesi sebagai hipnoterapis dan membantu orang lain dalam perjalanan pemulihan mereka.
Ketika menoleh ke belakang, aku menyadari betapa berbedanya keadaanku sekarang dibandingkan tujuh tahun lalu. Dahulu, aku merasa tidak tahu apa yang bisa kukembangkan dalam diriku. Sekarang, aku memiliki bidang yang ingin terus kupelajari, dalami, dan gunakan untuk membantu orang lain.
Aku percaya bahwa kebaikan-kebaikan kecil yang kita lakukan dapat menjadi bagian penting dari perjalanan hidup. Kita tidak selalu langsung mengetahui ke mana sebuah tindakan akan membawa kita. Ada kesempatan yang baru terlihat setelah kita melewati berbagai pengalaman. Ada pula pertemuan yang membuka wawasan dan memperkenalkan kita pada jalan yang sebelumnya tidak pernah terpikirkan.
Aku juga percaya bahwa semesta memiliki kebijaksanaan yang melampaui pemahaman kita sebagai manusia. Terkadang, jalan yang terbuka tidak sama dengan apa yang kita bayangkan. Kita mungkin memulai perjalanan dengan satu harapan, tetapi kemudian menemukan arah melalui peristiwa yang tidak kita duga.
Karena itu, aku ingin mengajak siapa pun yang sedang merasa kehilangan arah, mengalami kekosongan, atau belum menemukan sesuatu yang membuat hidupnya kembali bersemangat untuk mencoba memulai dari kebaikan-kebaikan kecil.
Lakukan apa yang bisa kamu lakukan hari ini. Niatkan agar langkahmu membuka kesempatan untuk bertumbuh, menemukan bidang yang sesuai dengan dirimu, dan bertemu dengan orang-orang yang tepat. Jika kamu membutuhkan bantuan, terbukalah untuk bertemu dengan tenaga profesional yang dapat mendampingimu sesuai kebutuhan.
Kamu tidak harus mengetahui seluruh jawaban sejak awal. Kamu juga tidak harus memahami seluruh perjalanan sebelum mulai melangkah. Berikan ruang bagi dirimu untuk belajar dari pengalaman, menerima kesempatan yang datang, dan mengenali hal-hal yang selama ini belum kamu sadari.
Syukuri kebaikan yang kamu temui, tetaplah terbuka terhadap proses kehidupan, dan jalani langkahmu dengan niat yang baik.
Tujuh tahun lalu, aku belum tahu bahwa perjalananku akan membawaku menjadi seorang hipnoterapis. Aku hanya ingin menemukan sesuatu dalam diriku yang bisa dikembangkan dan membuka jalan menuju kehidupan yang lebih baik.
Hari ini, aku melihat bahwa perjalanan itu telah membawaku ke tempat yang dahulu belum mampu kubayangkan.
Barangkali, kamu juga sedang berada di awal perjalananmu sendiri. Kamu belum tahu apa yang menantimu di depan, tetapi kamu tetap bisa memulai dari hal yang ada dalam jangkauanmu hari ini.
Bagikan artikel ini
Pilih aplikasinya: WhatsApp, pesan, surel, atau lainnya.