Ruang Tulisan
Artikel
Catatan dan tulisan Ansoku Healing tentang pemulihan batin, kecemasan, penerimaan diri, dan cara-cara lembut menjaga tubuh serta pikiran.
Semua tulisan di sini boleh dibaca kapan saja, tanpa akun. Bila ada yang terasa dekat, kamu bisa melanjutkannya lewat ruang-ruang gratis di Ansoku Sanctuary.
5 tulisan · halaman 3 dari 3
-
“Kenapa Hasil Divinasi Kadang Tidak Terjadi? Yang Sebenarnya Perlu Disembuhkan Bukan Nasib, Tapi Diri Kita”
Beberapa waktu lalu, saya berbincang dengan seorang klien. Di tengah percakapan, ia bercerita bahwa pernah mencoba melakukan analisa menggunakan metode Divinasi. Namun ia merasa ada beberapa hasil yang tidak sesuai dengan realitas yang…
-
Refleksiku Menyambut Tahun 2026
Menjelang akhir 2025, mungkin kita sama-sama merasakan satu hal: hidup terasa semakin cepat, ramai, dan mudah memancing reaksi. Sentimen datang dari mana-mana—media sosial, berita, percakapan, opini. Kadang sebelum sadar, tubuh sudah…
-
Kenapa Hati Langsung Gelisah Saat Pesan Tak Dibalas? Memahami Ketergantungan Emosional dan Rasa Aman dalam Relasi
 Pernah mengalami suasana hati langsung berubah hanya karena pesan belum dibalas, nada bicara terasa berbeda, atau seseorang tiba-tiba lebih diam? Secara logika kita tahu orang bisa sibuk, capek, atau butuh waktu sendiri. Tapi tubuh…
-
Self-Sabotage: Kenapa Kita Justru Menghambat Diri Saat Kesempatan Baik Datang?
 Kadang hidup memberi kita sesuatu yang dari luar tampak sebagai “langkah maju”: kesempatan kerja yang sudah lama ditunggu, peran baru yang membuat kita bangga, orang yang percaya pada kemampuan kita, atau ruang untuk menunjukkan kualitas…
Baca artikel: Self-Sabotage: Kenapa Kita Justru Menghambat Diri Saat Kesempatan Baik Datang?
-
Validasi Diri Bukan dari Luar: Mengapa Kita Sering Terjebak Membuktikan Diri?
Kadang tanpa sadar, kita merasa perlu “berjuang” keras untuk membuktikan sesuatu — entah untuk terlihat kuat, benar, atau cukup berharga di mata orang lain. Tapi di balik dorongan itu, sering kali tersembunyi rasa takut ditolak, rasa tidak…
Baca artikel: Validasi Diri Bukan dari Luar: Mengapa Kita Sering Terjebak Membuktikan Diri?